Sosialisasi Nihayatul Wafiroh dan BKKBN Jatim di Kantor MWC NU Kapongan Situbondo

0
5 views
sosialisasi-nihayatul-wafiroh-dan-bkkbn-jatim-di-kantor-mwc-nu-kapongan-situbondo
Bangga Kencana || Situbondo – Percepatan penurunan stunting menjadi masalah bersama dan tanggungjawab bersama untuk menyelesaikannya, salah satunya sinergi BKKBN Provinsi Jawa Timur dengan komisi IX DPR RI Dr. Nihayatul Wafiroh, MA., melalui Promosi dan KIE Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Kantor MWC NU Kapongan Kabupaten Situbondo. Kamis (20/10).

sosialisasi-nihayatul-wafiroh-dan-bkkbn-jatim-di-kantor-mwc-nu-kapongan-situbondoHadir dalam kegiatan ini Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Sekretaris Perwakilan BKKBN Jatim Nyigit Wudi Amini, S.Sos, M.Sc., Wakil ketua Komisi IX DPR RI Dr. Nihayatul Wafiroh, MA., dan Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Situbondo, Drs H Muhammad Imam Darmaji, M.Si.

Wakil ketua Komisi IX DPR RI Dr. Nihayatul Wafiroh, MA, dalam acara tersebut menyampaikan, 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan pondasi pertama yang sangat penting dalam seluruh tahap kehidupan seseorang dan merupakan waktu yang tepat untuk mencegah stunting sehingga harus benar-benar diperhatikan.

“Salah satu penyebab stunting adalah kehamilan yang terlalu muda karena kalau masih terlalu muda pertumbuhan ibu belum selesai sehingga pertumbuhan janin yang dikandungnya tidak akan optimal dan pertumbuhan ibunya juga terganggu,” tambah bu Nihayah.

Saat ini jumlah generasi milenial sekitar 52% dari seluruh penduduk Indonesia, jumlah yang banyak ini perlu mendapat perhatian.

sosialisasi-nihayatul-wafiroh-dan-bkkbn-jatim-di-kantor-mwc-nu-kapongan-situbondo“Anak-anak muda sekarang memiliki gaya hidup yang berbeda sehingga butuh pendekatan yang tepat, termasuk dengan menyediakan informasi yang baik sebanyak-banyaknya di internet. Orang tua harus bisa menyesuaikan diri dengan dunia remaja agar mampu berkomunikasi dengan baik termasuk dalam Pendidikan Kesehatan reproduksi bagi remaja, ” ujar Wakil Ketua komisi IX DPR RI.

Dalam kegiatan ini Ibu Nyigit Wudi Amini, S.Sos, M.Sc., juga menyampaikan, kunci pengasuhan pada remaja adalah komunikasi yang efektif. Banyak hal yang harus menjadi perhatian orang tua dalam berkomunikasi dengan remaja, menghargai remaja, banyak mendengar, hindari menghakimi merupakan cara komunikasi dengan remaja yang baik.

Selain itu untuk menetapkan aturan bagi remaja sebaiknya dengan membangun kesepakatan artinya melibatkan remaja dalam membuat aturan. Dari sisi program di BKKBN ada Program Genre (Generasi Berencana) melalui PIK R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) utnuk langsung ke remaja dan BKR (Bina Keluarga Remaja) dengan sasaran keluarga remaja.

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Situbondo, Drs H Muhammad Imam Darmaji, M.Si mengatakan, di situbondo banyak terdapat pondok pesantren yang cukup efektif untuk mengendalikan kasus kenakalan remaja di kabupaten Situbondo.

sosialisasi-nihayatul-wafiroh-dan-bkkbn-jatim-di-kantor-mwc-nu-kapongan-situbondo“Di Kabupaten Situbondo ada 127 kelompok BKR untuk mengajari orang tua mendidik anak remaja. Kelompok PIK R juga berkembang di Situbondo. Selain itu forum anak juga berkembang di dan efektif menjadi wadah kegiatan remaja,” tegas Pak Imam Darmaji. @Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here