Giat BKKBN Jatim di Madiun dalam Orientasi Pendampingan Jangka Panjang Angkatan 3 bagi Kader BKL

0
7 views
giat-orientasi-pendampingan-pjp-angkatan-3-digelar-bkkbn-jatim-di-madiun
Bangga Kencana || Madiun – Perwakilan BKKBN Jatim menggelar Kegiatan Orientasi Pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP) Angkatan 3 bagi pengelola dan kader BKL, selama 3 hari ini yaitu pada tanggal 4 – 6 Juli 2022 di Hotel Aston Kota Madiun.

Kegiatan ini diikuti oleh Kab. Pacitan Kab. Ponorogo, Kab Madiun, Kab. Ngawi, Kab. Blitar, Kab. Kediri, Kab. Nganjuk, Trenggalek, Tulungagung, Magetan, Jombang, Kota Madiun, Kota Kediri dan Kota Blitar.

giat-orientasi-pendampingan-pjp-angkatan-3-digelar-bkkbn-jatim-di-madiunPeserta mendapatkan materi terkait pendampingan perawatan untuk lansia, salah satunya yaitu pengenalan Syndrom Geriatri dan Perawatan dasar pada lansi opoebagai bentuk komitmen Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam memberikan orientasi yang berkualitas kepada pihak yang perduli dengan kelanjutusiaan.

Perwakilan BKKBN Prov Jatim berkolaborasi dengan praktisi/pakar yang berkecimpung di ranah kelanjutusiaan yang berasal dari Ikaran Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kab. Madiun, Persatuan Ahli Gizi (PERSAGI) Kab. Madiun.

giat-orientasi-pendampingan-pjp-angkatan-3-digelar-bkkbn-jatim-di-madiunDra.Suhartuti, MM selaku Koordinator Bidang KS-PK Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, menyampaikan dalam sambutannya bahwa peran Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu instansi yang mengemban tugas dalam Peningkatan kualitas hidup lansia agar tetap produktif dan berguna bagi keluarga dan masyarakat dengan pemberian kesempatan untuk berperan dalam kehidupan keluarga, berpartisipasi aktif dalam pembinaan penduduk lansia melalui Program Bina Ketahanan Keluarga Lansia dan Rentan salah satunya yaitu dengan menggelar kegiatan Orientasi Pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP) bagi pengelola dan kader BKL.

Pendampingan dan penyiapan lansia Tangguh serta keluarga lansia yang berketahanan menjadi tugas bersama, untuk itu kegiatan orientasi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan komitmen pengelola dan pelaksana program lansia disetiap tingkatan wilayah ini diikuti oleh Pejabat pengelola program Bina Keluarga Lansia (BKL) di tingkat Kabupaten/Kota, Penyuluh KB serta Kader Kelompok BKL lokus sasaran Pro PN tahun 2022.

Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia menimbulkan konsekuensi yang kompleks. Saat ini jumlah lansia berdasarkan data sensus penduduk 2020 mencapai 13% dari total jumlah penduduk di jawa timur.

Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia tersebut sebenarnya merupakan salah satu indikator keberhasilan pencapaian pembangunan manusia, yaitu adanya peningkatan usia harapan hidup, yang berarti adanya perbaikan kualitas kesehatan dan kondisi sosial masyarakat yang meningkat.

Namun, keberhasilan tersebut akan semakin berarti JIKA penduduk lanjut usia bisa menjadi manusia yang mandiri, berkualitas, dan dapat berperan dalam pembangunan karena penuaan penduduk telah mengakibatkan munculnya berbagai tantangan yang mencakup hampir setiap aspek kehidupan.

Untuk menyikapi kondisi tersebut, dibutuhkan suatu program pembangunan kelanjutusiaan yang mampu mengayomi kehidupan lansia di Indonesia.

Pemerintah telah memberikan perhatian terhadap kehidupan penduduk lansia melalui berbagai kebijakan atau peraturan tertulis lainnya. @Red.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here