Kunjungi Kabupaten Magetan, Kepala BKKBN RI Beri Motivasi dalam Penurunan Stunting

0
13 views
Kepala BKKBN RI
Bangga Kencana || Magetan – Kepala BKKBN RI Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) melakukan kunjungan kerja ke kantor kecamatan Maospati, kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kamis (16/06/2022).Dalam kunjungannya didampingi oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, M.M., dan Deputi 3 Menko PMK drg. Agus Suprapto, M.Kes.

Kepala BKKBN RI

Dokter Hasto, sapaan akrab Kepala BKKBN memberi motivasi kepada Tim Pendamping Keluarga, Satgas Stunting dan Penyuluh Keluarga Berencana yang merupakan garda terdepan dalam upaya penggerakan dan percepatan penurunan stunting.

Kepala BKKBN RI

“Bagi wanita usia subur yang akan menikah jangan sampai menderita anemi. Lakukan pendampingan, jika ternyata anemi berikan vitamin, agar mengurangi resiko melahirkan bayi stunting di kemudian hari. Selain itu, cek lingkar lengan jangan kurang dari 23,5 cm. Setelah bayi lahir, dipantau lagi panjang badannya, kurang dari 48 cm atau tidak. Jika kurang dari itu, bayi beresiko menderita stunting sehingga perlu diberi pendampingan dan perhatian khusus,” jelas Dokter Hasto.

Kepala BKKBN RI

Deputi 3 Kemenko PMK drg. Agus Suprapto, M. Kes, menambahkan, “Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga adalah agen terdepan, agent of change penurunan stunting. Kuasai lapangan, monitor dengan baik keluarga beresiko stunting agar angka stunting bisa terus diturunkan hingga 14 persen tahun 2024.

Kepala BKKBN RI

Tahun 2021 Kabupaten Magetan masuk dalam Kabupaten/Kota Lokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi bersama 13 kabupaten lain di Jawa Timur. Prevalensi stunting Kabupaten Magetan tahun 2019 adalah 21,54 persen (SSGBI). Di tahun 2021 angka prevalensi stunting Kabupaten Magetan turun menjadi 17,2 persen.

Kepala BKKBN RI

“Pencapaian Kabupaten Magetan ini luar biasa, saya optimis dengan usaha Tim Pendamping keluarga termasuk Penyuluh KB di dalamnya, dukungan lintas sektor, tahun 2024 angka stunting di Magetan bisa diturunkan hingga 14 persen,” pungkas Dokter Hasto.

Dokter Hasto juga mengunjungi Klinik Mitra Husada Tanjung Sepreh, kecamatan Maospati. Sebelum memberi arahan di kantor Kecamatan Maospati.

Klinik ini setiap hari memberikan pelayanan KB dari suntik, pil, implant dan IUD bahkan di saat pandemi masih berlangsung. @red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here